Jumat, 01 Februari 2008

Lelaki Ideal? Apa Masih Ada?

Bagaimana lelaki ideal yang ada di benak anda? Ganteng, maskulin, tinggi, bersih, berdompet tebal, pandai merayu, romantis, atletis, punya tongkrongan mewah dan super boros? Atau pesolek, lelaki metroseksual? Padahal sebenarnya lelaki ideal di mata perempuan sangat mudah sekali.

Di mata perempuan yang matang, yang siap untuk anda nikahi maka lelaki yang ideal itu sangat sederhana. Lelaki cukup mampu membuat dia nyaman, membanggakan secara batin bukan hanya ketampanannya dan juga bisa ngemong. Perempuan akan lebih "tunduk" dengan lelaki yang tegas, mampu mengambil keputusan, percaya diri, sangat konsisten dan gampang meminta maaf jika bersalah. Lelaki jenis ini akan membuat perempuan betah berlama-lama berbicara dengannya, memandang matanya dan mencari-cari, adakah cinta di mata lelaki semacam itu.

Selain rasa kagum, perempuan juga nyaman bersama lelaki yang cerdas, menguasai banyak hal dan bidang tertentu dan mampu beradaptasi dengan cepat, tak minderan meskipun miskin. Berani, berjiwa besar dan jujur.

Perempuan akan selalu nyaman bersama lelaki yang memandang perempuan dengan sikap hormat, tak merendahkan meskipun memang dia lebih pintar dari perempuan. Lelaki yang semacam ini akan membuat perempuan merasa berharga berada di sampingnya. Tapi sayangnya sekarang ini sangat sulit untuk mendapatkan lelaki ideal.

Terkadang kelemahan lelaki muda adalah gagal menangkap keinginan perempuan, tak sabar dan tak tahu cara memperlakukan perempuan dengan baik. Mereka banyak menganggap, jika kaya, perlente dan bersih, otomatis perempuan akan menyukainya. Cara pandang semacam itu membuat perempuan justru memandang rendah mereka. Memang sebagian lelaki merasa ideal karena kantong atau busananya, atau cerita tentang liburannya tetapi bukan karena sikap diri dan batinnya.

Jadi tidak sulit untuk menjadi pria ideal. Yang penting sikap batin anda dan rasa rendah hati untuk selalu membuat diri sempurna dengan balutan kejujuran. Apakah anda tertarik menjadi lelaki ideal idaman kaum perempuan ? Cobalah untuk bersikap lebih berjiwa besar dan jujur.

Sumber : perempuan.com



Rabu, 30 Januari 2008

This Feel

Semua mengalir apa adanya, tidak ada yang dipaksakan. Semakin menikmati semakin hari terasa indah.
Apapun rintangan yang dihadapi akan diselesaikan dengan penuh perasaan suka.
Menjelajahi semua sisi hidup dan mencoba menapakinya. Karena semua ini tidak abadi, kita manusia biasa.
Bentuk-bentuk kejadian itu akan muncul seiring perjalanan kita.
Tuntutan saat ini adalah reaksi jiwa dan raga ini menerima segala kejadian.
Pilihan dan kesempatan itu ada untuk kita.
Pilihlah sesuatu yang menurutmu menarik maka engkau akan bahagia di dalamnya.
Ambillah kesempatan itu maka engkau akan bahagia di dalamnya.
Karena itu adalah waktumu dan waktu yang bergulir tidak mungkin kembali.
Pelajaran akan engkau dapatkan didalamnya dari itu semua.
Makna hidup ini akan engkau peroleh kemudian setelah pelajaran dan ujian itu engkau selesaikan.
Namun kebahagianku adalah saat aku bisa bersamamu dikala suka dan duka. Maka pilihlah aku selagi kesempatan itu ada untuk kita.